Ungkapan Penyesalan

Kayaknya…bukan kayaknya sih, emang harus!

Harus mencari alternatif pelampiasan amarah yang baru, gak brutal, gak merusak dan gak menyakiti diri sendiri (dan orang lain, terutama).

don’t even more banting2 hape (hape tidak bersalah, kawan)

don’t even more buang2 bedak bayi (cepet abis jadinya, lagian gak ada esensinya juga sih)

don’t even more tereak2 sendiri (bikin sakit tenggorokan)

don’t even more nyetir sendiri keliling2 (resikonya gede)

don’t even more marah2in orang yang bikin marah (kalimat ini agak membingungkan ya..)

Kepada orang yang gw marahin tadi siang, maap banget ya. Bener2 nyesel.

Kepada orang2 yang terkena imbas kemarahan gw, maap banget setulusnya gw ucapkan. Semoga ini gak terulang lagi.

Kepada hape gw, maap banget ya sayang, kamu gak bersalah. Iya saya tau. Maap banget. Jangan ngambek sampe rusak ya.

Kepada kamu yang baca tulisan ini, maap banget membuatmu membaca tulisan gak penting dan gak bermutu ini. Gak maksud merendahkan intelegensia (maap kalo tulisannya salah, yang bener apa ya?) mu dengan tulisan ini.

*Catatan pada suatu malam, ditulis dengan penuh penyesalan.

Iklan

21 pemikiran pada “Ungkapan Penyesalan

    • Hm… banting macbook terdengar lebih dramatis sih ya..tapi masalahnya kalo banting macbook orang trus rusak kan gawat.. πŸ˜› Iya semoga gak terjadi lagi..

  1. Ping balik: Banyak yang Menyesal « just one plant means a lot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s