Gak Bisa Jadi Detektif

Dulu…pernah punya cita-cita pengen jadi detektif. Sampe sekarang masih ada keinginan sih (dikiiiiiiiiiiiiiit) :p

Sekarang gw baru sadar, kayaknya tuh keinginan gak bakal kesampean deh. Bukannya bermaksud pesimis, cuman ngerasa sadar akan kemampuan sendiri aja 🙂

Niatnya sih mau nyelidikin si tersangka satu itu. Tapi pas tersangkanya udah di depan mata, malah keceplosan ngomong. Parah kan?!

Rencana sih udah tersusun rapi ; Selidiki dulu lewat informan, baru konfirmasi lagi ke tersangka. Tapi blom sempet nyari info ke si informan, si tersangkanya malahan udah dateng duluan.

Okay gapapa, gunakan plan B, diem aja, bersikap biasa. Sebagai detektif profesional, harus bisa acting juga kan.

Sip! awalnya masih bisa bersikap biasa. Lama-lama, gak tahan juga. Mulai lah menunjukkan sikap ‘ada apa-apa’. Jelas aja si tersangka mulai curiga. Mulai nanya-nanya.

Plan C dilaksanakan, sekalian aja nanya langsung ke si tersangka, dengan kata-kata kiasan tentunya, gak langsung to the point, sekalian mancing-mancing gitu, biar si tersangka bisa kelepasan ngomong dan ngaku.

Anehnya, bukannya si tersangka yang ngaku, justru si detektif (wanna be) yang kepancing, ngaku kalo lagi mencoba jadi detektif, mo nyelidikin si tersangka.

Akhirnya si detektif (gadungan) malah ketawa ngakak bareng si tersangka. Ketawa kenapa? Ya ngetawain kasus yang ada.

See? Mana ada kan detektif kayak gitu.

Iklan

22 pemikiran pada “Gak Bisa Jadi Detektif

  1. Detektif ya…
    aku banyak buku yang kayak gitu,, mau yang jenis apa??? maen2 setengah serius atau yang memerlukan pemikiran yang lebih tinggal pilih…
    dari cerpen,, komik serta tulisan yang lebih berat tentang detektif ada…
    lingkungan aku juga memdukung,, saran belajar dari CONAN c0z salah satu guru yang bisa memberi inspirasi… (Bukan Promosi yo)

    • Saya juga jadi membaca ulang tulisan ini.. tulisan yang saya buat sendiri.. setahun yang lalu. Mengingat kembali kejadian itu, jadi geli sendiri. Dunia emang lucu kawan! 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s